Mulai mendalami masalah kebencanaan pada akhir 2004, setelah menyelesaikan studi pasca sarjana bidang Manajemen Lingkungan di Universitas New South Wales Sydney. Pengalaman profesional bidang Pengurangan Risiko Bencana (DRR) dimulai ketika Dandi bergabung dengan kantor Jakarta UNESCO selama 4 tahun. Setelah itu, Dandi bergabung dengan UNDP, menangani proyek dan pendanaan UNDP RCB (Kantor Regional Bangkok) dan selama 4 tahun bekerjasama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendalami Sistem Peringatan Dini Tsunami Indonesia (InaTEWS). Selain itu, Dandi tercatat sebagai anggota Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI) sejak awal tahun 2005 dan menjabat sebagai salah satu Manajemen sejak tahun 2006. Dan tahun 2011, Dandi bersama rekan kerja dalam lingkup DRR membentuk sebuah perusahaan konsultan yang bernama PT DRR Indonesia.